Dinkes: Pesan Viral Ditemukan Positif Corona di Pekanbaru Hoaks

Pekanbaru, 02/2 – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Nazir, menyatakan pesan viral di media sosial yang menyebutkan di Kota PekanbaruĀ ditemukan korban virus corona, adalah kabar bohong atau hoaks.

Mimi Nazir di Pekanbaru, Ahad, mengatakan pesan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu beredar terutama melalui aplikasi whatsApp (WA). Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa ada seorang pasien yang positif virus corona baru (nCorv) di Rumah Sakit Eka Hospital dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad.

Dalam pesan yang tersebar itu disebutkan bahwa penderita baru saja pulang dari China untuk merayakan tahun baru Imlek. Pesan tersebut kini tersebar dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Ada WA yang sudah beredar kemana-mana terkait hal tersebut. Saya bantu jawab, ya, itu tidak benar,” kata Mimi Nazir.

Ia mengatakan indikasi bahwa kabar tersebut hoaks makin diperkuat dengan pernyataan direktur RS Eka Hospital dan dokter ketua Tim penanganan nCorV Riau.

Direktur RSUD Arifin Achmad, dr. Nuzelly MARS, menyatakan mekanisme info kalau ada ditemukan ciri-ciri terduga nCorV di pintu masuk bandara maupun pelabuhan atau RS dan fasilitas kesehatan lainnya maka akan dikonfirmasi dulu kepada Ketua Tim nCorV RSUD Arifin Achmad yaitu dr. Indra Yovie,SpP,

“Agar pengelolaannya bisa ditata sejak awal dan sesuai standar yang sudah disosialisasikan. Setelah pasien diobservasi di ruang isolasi, maka akan kami sampaikan rilis resminya untuk menghindari misinformasi,” kata Nuzelly.

RSUD Arifin Achmad yang merupakan RS milik Pemprov Riau merupakan rujukan untuk penanganan kasus corona dan ditempat tersebut sudah ada ruang isolasi dan tenaga medis untuk melakukan penanganan. (ANTARA/AK)