Tiket KA Lebaran di Daop Madiun Sudah Terjual 80 Persen

Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyatakan penjualan tiket masa angkutan Lebaran 2020 di wilayah kerjanya yang telah dilayani sejak 14 Februari untuk keberangkatan 14 Mei (H-10 sebelum lebaran) dan seterusnya, telah mencapai 80 persen dari jumlah tiket yang disediakan

Manager Humas PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan pemantauan tersebut dilakukan pada empat KA reguler yang berangkat dan datang di Daop 7 Madiun. Yakni, KA Anjasmoro, KA Brantas, KA Kahuripan, dan KA Singasari.

“Dari hasil pantauan sementara pada data rail ticket system (RTS) penjualan tiket mudik lebaran untuk empat KA reguler Daop Madiun keberangkatan tanggal 14 Mei sampai dengan tanggal 1 Juni, rata-rata telah mencapai di atas 80 persen. Bahkan ada yang terjual 100 persen,” ujar Ixfan Hendriwintoko kepada wartawan, Kamis.

Sesuai data, tiket mudik KA Kahuripan relasi Kiaracondong Bandung ke Blitar telah terjual 100 persen dari sebanyak 14.098 kursi yang dialokasikan. KA Brantas relasi Pasar Senen Jakarta ke Blitar telah terjual 12.521 atau 84 persen dari 14.934 kursi yang dialokasikan, sisa sementara 16 persen.

Kemudian, tiket mudik KA Anjasmoro relasi Pasar Senen Jakarta tujuan Jombang terjual 6.154 kursi atau 55 persen dari 11.096 kursi yang dialokasikan, sisa sementara 45 persen. Dan KA Singasari relasi Pasar Senen ke Blitar terjual 6.128 kursi atau 54 persen dari 11.362 kursi yang dialokasikan, sisa sementara 46 persen.

“Rata-rata tiket untuk arus mudik di tanggal ideal antara tanggal 18-25 Mei 2020 sudah terjual 80-100 persen. Sedangkan sebaliknya di tanggal yang sama relatif masih banyak,” kata Ixfan.

Kemudian pada arus balik terjual di atas 80-100 persen terjadi pada kerangkatan tanggal 26 Mei sampai dengan 31 Mei 2020.

Pihaknya merinci, tiket balik KA Kahuripan relasi Blitar ke Kiaracondong Bandung terjual 11.169 kursi atau 79 persen dari 14.098 kursi yang dialokasikan, sisa sementara 21 persen. Lalu, KA Anjasmoro relasi Jombang ke Pasar Senen baru terjual 4.793 kursi atau 43 persen dari 11.096 kursi yang dialokasikan , sisa sementara 57 persen.

Kemudian, KA Brantas relasi Blitar ke Pasar Senen terjual 8.578 kursi atau 57 persen dari 14.934 kursi yang dialokasikan, sisa sementara 33 persen. Dan KA Singasari relasi Blitar ke Pasar Senen baru terjual 3.409 kursi atau 30 persen dari 11.362 kursi yang dialokasikan, masih tersisa sementara 70 persen.

Dengan tingginya minat pembelian tiket KA untuk mudik lebaran, Ixfan meminta pelanggan untuk segera merencanakan jadwal mudik dan balik Lebaran tahun 2020. Sehingga tidak kehabisan.

Secara total, PT KAI (Persero) Daop 7 Madiun menyediakan sebanyak 119.240 kursi atau tiket kereta api (KA) reguler selama masa angkutan Lebaran tahun 2020 yang penjualannya sudah bisa dilayani mulai 14 Februari untuk keberangkatan pada 14 Mei (H-10 sebelum lebaran).

Tiket sebanyak 119.240 kursi tersebut berasal dari empat KA reguler yang berangkat dan datang di Daop 7 Madiun selama masa angkutan lebaran mulai 14 Mei sampai dengan 4 Juni. (ANT/YOG)