Wabup Tulungagung, Harus Punya Track Record Bersih

Imam Sujono

TULUNGAGUNG – Operasi  tangkap  tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Sidoarjo Selasa 07/1 seharusnya menjadi momentum agar lebih hati-hati dalam pemilihan Wakil Bupati Tulungagung. DPP PDIP diharapkan memberi rekomendasi kepada figur yang memiliki track record bersih.

Terlebih, dua tahun lalu OTT KPK juga pernah menjaring Bupati Tulungagung Syahri Mulyo. Dalam pengembangannya, kasus dugaan korupsi itu akhirnya juga menyeret Ketua DPRD Supriyono. Masyarakat kota marmer tentu belum melupakan momen kelam tersebut.  

Pentingnya figur yang bersih tersebut dilontarkan Dr. Imam Sujono MM, tokoh pendidikan Tulungagung. Menurut dia, jika bakal calon Wakil Bupati (wabup) Tulungagung tidak memiliki track record yang bersih, ditakutkan akan terjadi kasus yang sama seperti di Sidoarjo.   

Tidak hanya bersih, sosok calon wabup sendiri diharuskan memiliki komitmen yang kuat. Pasalnya, sebersih apapun track recordnya jika tak memiliki komitmen yang kuat. Maka ketika menduduki jabatan di birokrasi bisa saja terjebak. Sehingga mengabaikan komitmennya. “Komitmennya harus kuat. Jadi biar tidak terjebak karena kepentingan pribadi atau yang lain” ujar Imam ketika ditemui di kantornya.

Ditanya dua nama yang tengah menguat (Bambang AS dan Tatang S), siapakah sosok yang bersih, Imam mengaku hanya lebih mengenal sosok dari Bambang AS. Sehingga pria yang menjadi pimpinan perguruan tinggi swasta di Tulungagung tidak berani memberikan penilaian terhadap sosok Tatang Suhartono.

Namun begitu, menurut Imam, sosok Bambang AS sendiri lebih memiliki komitmen yang cukup kuat. Misalnya, lanjut dia, Bambang AS memiliki track record yang baik di dunia pendidikan. Juga saat menjabat LPMP Jatim, lembaga ini menjadi salah satu dari tiga lembaga yang mendapatkan penghargaan WBK (wilayah bebas korupsi). Capaian ciamik itu dianggap cukup untuk membuktikan jika Bambang AS memiliki track record bersih. “Beliau itu orang yang kalem namun bijak. Sudah barang tentu ketika beliau menduduki jabatan, beliau tidak gegabah dalam mengambil keputusan,” imbuhnya.

Imam berharap jika Bambang AS terpilih menjadi Wabup Tulungagung agar mau memperhatikan secara khusus nasib guru honorer yang hingga kini masih belum sejahtera. (sir/yog)