Kader Internal Berpeluang Besar karena Komitmen ke Partai Lebih Kuat

TULUNGAGUNG – Semua kandidat calon Wakil Bupati (wabup) Tulungagung masih memiliki peluang  yang sama. Termasuk tiga nama yang telah mengikuti fit and proper test di kantor DPP PDIP dua pekan lalu.  Sebab sampai saat ini, kemana arah rekomendari akan turun belum ada titik terang.

 Namun, pengamat politik muda Tulungagung Andreas Djatmiko punya pandangan berbeda. Dia beranggapan kader PDIP memiliki peluang besar untuk terpilih menduduki kursi AG 2. Dari tiga nama yang ikut fit and proper test, Sodik Purnomo, Suharminto hingga Tatang Suhartono, kemungkinan terbesar yang terpilih ialah Sodik Purnomo. “Kalau saya melihat kemungkinan besarnya Sodik Purnomo, karena dia kader yang kuat” jelas Andreas.

Andreas membeberkan alasannya, mengapa Sodik mempunyai peluang besar. Dari tiga nama tersebut, dua diantaranya kader DPC PDIP. Sedangkan satu kandidat lagi berstatus ASN. Dia melihat kecenderungan DPP sulit mengambil kader dari luar. “Kalau peluang Pak Tatang ini agak sulit, karena beliau statusnya ASN. Banyak resikonya. Kalau  Pak Suharminto masih menjadi anggota DPRD, sedangkan yang murni kader terkuat cuma Sodik,” Imbuhnya.

Meskipun posisi Tatang Suhartono sebagai calon bakal wakil bupati agar berat, namum kemungkinan terpilih tetap tersebuka. “Ya tetep bisa asalkan Pak Tatang siap kehilangan jabatan di ASN untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat Tulungagung” ujar Andreas.

 Fit and proper test kandidat calon Wabup Tulungagung sebenarnya sudah pernah digelar DPD PDIP Jatim. Tapi, itu saja tampaknya belum cukup sehingga DPP harus memanggil tiga kandidat lagi. Apa sebenarnya pemanggilan ini? Andreas melihat langkah itu dimaksudkan  untuk melihat komitmen bakal calon kepada partai. “Komitmen kepada partai itu penting, tetapi lebih penting adalah programnya bakal calon bisa diterima masyarakat.  Dampaknya masyarakat juga akan melirik partai tersebut,”tutupnya. (sir/yog)